8 Amalan yang bisa di Optimalkan di Bulan Sya’ban | Assyukur Istiqomah
Allohumma Barik lana Fii Sya’baan, Waballignaa Romadhon (Yaa Allah, Berkahilah kami di Bulan Sya’ban dan Sampaikanlah kami di Bulan Suci Ramadhan). Jika kita sudah memasuki bulan Sya’ban, maka itu pertanda Bulan Suci Ramadhan sebentar lagi akan tiba dan itu adalah kenikmatan yang sangat besar untuk kita Umat Rasulullah Saw. Bulan Sya’ban adalah bulan dimana sering dilalaikan oleh banyak orang, bulan dimana Rasulullah Saw sering berpuasa sunnah dan Bulan dimana amal manusia diangkat kehadirat Allah Swt. Bulan ini menyimpan banyak keutamaan-keutamaan dan yang tak kalah penting bulan ini adalah bulan persiapan kita dalam beramal sholih sebelum datang nya bulan suci Ramadhan.
Yuk kita cari tau keutamaan bulan sya’ban ini dan amalan apa saja yang bisa amalkan dibulan ini.
Pertama, Menjauhi Dosa Syirik (Menyekutukan Allah Swt dengan sesuatu).
Dosa syirik adalah dosa yang tidak diampuni oleh Allah Swt, jika pelakunya tidak bertaubat kepada Allah sebelum datang kematian dan ini adalah dosa besar paling puncak dalam syariat ini, maka wajib setiap kita dan seluruh anggota keluarga kita untuk menjaga diri agar tidak terjerumus dalam dosa syirik ini. Mari kita renungkan dan simak firman Allah Swt dan juga hadist Rasulullah Saw terkait dosa syirik ini.
Allah Swt berfirman dalam surah An-Nisa ayat 48 :
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا ٤٨
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.”
juga dalam hadist, Dari Abu Musa Al-Asy’ari RA dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT melihat kepada hamba-Nya di malam (pertengahan) Nisfu Syaban maka Allah SWT mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang (berbuat syirik) menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah).
Kedua, Memperbanyak Puasa dibulan Sya’ban
ini adalah kebiasaan Nabi kita tercinta Rasulullah Saw dan banyak hadist yang meriwayatkan tentang amalan berpuasa dibulan sya’ban, diantaranya : Ibunda Aisyah RA berkata “Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Syaban. Terkadang hampir beliau berpuasa Syaban sebulan penuh.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Dan masih diriwayatkan Hadist Bukhari dan Muslim, Ibunda Aisyah RA berkata “Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Syaban.”
Dan juga Sahabat yang mulia Usamah bin Zaid bertanya kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Syaban. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.” (HR. An Nasa’i, Ahmad, dan sanadnya dihasankan Syaikh Al Albani).
Ketiga , Memperbanyak membaca Alqur’an
karena kita tau bersama bahwa bulan Suci Ramadhan adalah bulan diturunkan nya Alqur’an, maka diantara amalan yang utama adalah membaca Alqur’an, dan kita tau bahwa bulan sya’ban adalah bulan persiapan kita dalam menyambut bulan suci Ramadhan, maka kita mulai segala persiapan-persiapan amal sholih agar Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Jika Alqur’an sudah lama tidak kita sentuh, lama tidak kita baca, maka bulan sya’ban ini momentumnya kita buka Alqur’an lagi, kita baca-baca lagi, kita hidupkan hari-hari dibulan sya’ban dengan membaca Alqur’an, kita mulai buat targetan-targetan mau berapa banyak dibaca, berapa halaman, berapa lembar, berapa juz, bahkan mau berapa kali khatam qur’an, jadi nanti saat masuk bulan suci Ramadhan kita sudah mulai terbiasa membaca Alqur’an. sudah sering kita dengar, Imam syafi’i khatam qur’an 60 kali dibulan Ramadhan, sahabat mulia Ustman bin affan bahkan mengkhatamkan Alqur’an dalam sholat witirnya. Dan setelah bulan Ramadhan pergi, kita lanjutkan membaca Alqur’an, mempelajari dan juga mengamalkan isi Alqur’an sepanjang hayat.
Keempat, Menjaga silaturahim (hubungan kekerabatan), menjauhi diri dari permusuhan.
ini menjadi sangat penting, karena ada hadist khusus yang menyatakan demikian akan bahaya nya yaitu Allah tidak mengampuni pelaku dosa syirik dan orang yang bermusuhan, ini berdasarkan hadist nisfu sya’ban,”Dari Abu Musa Al-Asy’ari RA dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT melihat kepada hamba-Nya di malam (pertengahan) Nisfu Syaban maka Allah SWT mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang (berbuat syirik) menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah).
Kelima, Menghidupkan Sholat malam
Rasulullah Saw senantiasa melakukan sholat malam, bahkan sampai digambarkan kaki beliau bengkak-bengkak dan ini sebagai wujud syukurnya Rasulullah Saw kepada Allah Swt. itu Rasulullah Saw yang sudah dijamin masuk syurga dan sudah diampuni segala dosa-dosanya, maka gimana dengan kita yang hidup dengan berlumurah dosa, sudah seharusnya kita bersemangat menghidupkan sholat malam. Allah Swt berfirman tentang sholat malam ini,
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 79).
Keenam, Membiasakan Dzikir Pagi Petang
Dzikir pagi petang itu adalah amalan yang senantiasa harus dirutinkan setiap menjalani hari baik pagi dan juga sore, dan ini adalah sebagai benteng kita, agar kita senantiasa dalam perlindungan Allah Swt, mari kita simak perintah Allah Swt terkait dzikir pagi petang ini, Allah Swt berfirman,”dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 42). juga disurah al Insan ayat 25 “Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.”
Dan masih banyak ayat-ayat yang berbicara tentang dzikir pagi petang, maka amalan ini jangan sampai kita lewatkan, jangan sampai kita abaikan karena ini sangat penting untuk kita dan kehidupan kita, ajarkan kepada anak-anak kita, pasangan kita agar mengamalkan dzikir pagi petang, agar Allah SWT senantiasa menjaga kita dan seluruh keluarga kita.
Ketujuh, Menghidupkan Sholat Berjama’ah Di Masjid/Musholla.
Kita tau bahwa nanti dibulan suci Ramadhan ada amalan yang khusus ada di bulan suci Ramadhan yaitu sholat tarawih. Bayangkan jika kita sering lalai sholat berjama’ah dan tiba-tiba pas masuk Ramadhan ikut sholat tarawih berjama’ah, bukan 2 atau 4 rakaat tapi sampai 2o rakaat taraweh + 3 rakaat witir, itu kalau tidak terbiasa, akan semangat diawal saja dan selebihnya menghilang, karena kaget. Maka yuk kita mulai menjaga sholat berjamaah, keutamaannya sholat berjamaah bisa dilihat disini ya. Dan selepas ramadhan itu terus dilanjutkan dan dijaga sholat berjamaah sampai akhir hayat.
Kedelapan, Memperbanyak Istighfar
Karena kita tau, kita banyak dosa, sering bermaksiat dan melakukan banyak kesalahan, maka Istighfar sudah menjadi sebuah keharusan, agar Allah mengampuni segala dosa-dosa kita, tiap saat kita tidak berhenti memohon Ampunan Allah Swt, agar saat kematian datang, Allah Ridho dan mengampuni kita. Yuk amalkan Istighfar, kalau Nabi kita Tercinta saja tak kurang dari 70 sampai 100 kali setiap hari, kita? kita harus lebih dari itu dan dengan disertai perasaan benar-benar menyesal atas segala dosa dan maksiat yang sudah dilakukan. Yuk, amalin, agar nanti kita saat masuk bulan suci Ramadhan sudah dalam keadaan Allah Ridho dan mengampuni dosa-dosa kita.
Demikian 8 amalan dibulan sya’ban ini mendapatkan referensi artikel dari ketemu disini, Bismillah kita mulai niatkan untuk menghidupkan amalan-amalan dibulan sya’ban dan silahkan diamalkan serta disebarluaskan, semoga kita bisa optimal beramal sholih dibulan sya’ban ini dan suskses menjalani ibadah Ramadhan dengan penuh hikmat. Aamiin.
Yuk ikutan bergabung mensupport kegiatan di Assyukur Istiqomah.






